Rabu, 22 Agustus 2007

Pergolakan Petani dan Penguasa


Judul Buku : Petani vs Negara; Gerakan Sosial Petani Melawan Hegemoni Negara
Penulis : Dr. Mustain
Penerbit : Ar-Ruzz Media Jogjakarta
Cetakan : I, Mei 2007
Tebal : 390 halaman

Tanah merupakan sumber potensi yang sangat penting bagi para petani. Karena tanah bagi mereka adalah tumpuan penghidupan. Dengan pertanian, mereka dapat menghasilkan bahan makanan, bahan perdagangan dan kebutuhan lainnya, maka bisa dibayangkan signifikansi tanah bagi masyarakat yang sebagian besar masih bersifat agraris. Tapi dalam sejarah Indonesia, petani selalu banyak dihantui ketidakjelasan dan semakin diperparah oleh rasa ketidakmenentuan. Kehidupan petani dari hari kehari bukannya semakin membaik, melainkan justru semakin tertekan dan terperosok dalam jurang kemiskinan.

Semuanya itu mengakibatkan kemarahan dan rasa frustasi yang mendalam. Pada saat yang sama, rakyat petani selain tidak bisa memperjuangkan kepentingan dan kebutuhannya melalui institusi yang ada, juga tidak cukup mempunyai kemampuan mengekspresikan emosi secara wajar sehingga persoalan-persoalan yang muncul kemudian diarahkan menjadi kekerasan massa yang acapkali brutal, destruktif, dan radikan terhadap sasaran-sasaran yang dianggap menjadi simbol kekuasaan. Seperti yang terjadi pada petani Simojayan dan Tirtoyudo di ngarai Gunung Semeru, Malang Selatan sampai sekarang masih tetap belum menemukan titik temu penyelesaian atas permasalah yang terjadi.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...